Jambi — Program Studi Tadris Bahasa Inggris (TBI), Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK), UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi kembali menyelenggarakan English Week 2026, sebuah agenda tahunan yang menjadi wadah bagi pelajar dan mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan berbahasa Inggris, khususnya dalam keterampilan berbicara dan berkomunikasi di depan publik.
Kegiatan yang mengusung semangat pengembangan kompetensi dan kreativitas berbahasa Inggris ini dilaksanakan pada 15–16 September 2026 di lingkungan UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi. Pelaksanaan lomba untuk tingkat SMP/MTs dan SMA/MA sederajat berlangsung secara luring di Amphitheatre Wing B dan Wing C serta Ruang Self-Access Centre (SAC) Prodi Tadris Bahasa Inggris, sedangkan kompetisi tingkat perguruan tinggi dilaksanakan secara daring.
English Week 2026 mempertandingkan dua cabang lomba, yaitu Storytelling dan Newscasting. Kompetisi tersebut dibuka untuk tiga kelompok peserta, yakni tingkat SMP/MTs sederajat, SMA/MA sederajat, serta tingkat internasional bagi mahasiswa perguruan tinggi.
Sebanyak 126 peserta berpartisipasi dalam kegiatan ini. Para peserta berasal dari berbagai sekolah di Provinsi Jambi serta sejumlah perguruan tinggi dari berbagai daerah di Indonesia. Keikutsertaan peserta dari berbagai jenjang dan institusi tersebut menunjukkan antusiasme yang cukup besar terhadap kegiatan pengembangan kompetensi bahasa Inggris yang diselenggarakan oleh Prodi Tadris Bahasa Inggris.
Ketua Program Studi Tadris Bahasa Inggris, Edi Rozal, M.Pd., mengatakan bahwa English Week tidak hanya diarahkan sebagai ajang kompetisi, tetapi juga sebagai ruang pembelajaran bagi peserta untuk mengembangkan kepercayaan diri, kreativitas, kemampuan komunikasi, dan keterampilan menggunakan bahasa Inggris dalam konteks yang nyata.
“English Week merupakan kegiatan tahunan yang kami rancang bukan semata-mata untuk mencari pemenang, tetapi untuk memberikan ruang kepada pelajar dan mahasiswa agar berani menggunakan bahasa Inggris, mengekspresikan ide, serta mengembangkan kemampuan komunikasi mereka. Melalui Storytelling dan Newscasting, peserta tidak hanya dituntut menguasai bahasa Inggris, tetapi juga memiliki kemampuan menyampaikan pesan secara kreatif dan percaya diri,” ujar Edi.
Menurutnya, penyelenggaraan kegiatan dengan melibatkan peserta dari berbagai sekolah dan perguruan tinggi juga menjadi bagian dari upaya Prodi Tadris Bahasa Inggris untuk memperluas jejaring akademik dan membangun interaksi dengan masyarakat pendidikan.
“Kami berharap English Week dapat terus berkembang menjadi kegiatan yang semakin luas jangkauannya. Kehadiran peserta dari berbagai sekolah di Provinsi Jambi dan perguruan tinggi di Indonesia menjadi modal penting bagi Prodi Tadris Bahasa Inggris untuk membangun kolaborasi dan menghadirkan kegiatan akademik yang memberikan manfaat lebih luas,” lanjutnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana English Week 2026, Ramadhan Nur Yasin, mahasiswa semester 5 Prodi Tadris Bahasa Inggris, menyampaikan bahwa pelaksanaan kegiatan melibatkan mahasiswa sebagai panitia yang bertanggung jawab terhadap berbagai aspek teknis dan operasional kegiatan.
“Kami sangat bersyukur English Week 2026 dapat terlaksana dengan baik. Sebagai mahasiswa, kegiatan ini memberikan pengalaman yang sangat berharga karena kami tidak hanya belajar mengelola sebuah kompetisi, tetapi juga belajar bekerja sama, berkomunikasi dengan peserta dan pihak sekolah, serta menyelesaikan berbagai persoalan teknis selama kegiatan berlangsung,” ungkap Ramadhan.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta, guru pendamping, sekolah, perguruan tinggi, dosen, mahasiswa, serta seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan English Week 2026.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta yang telah berpartisipasi dan menunjukkan semangat kompetisi yang luar biasa. Kami juga mengapresiasi para guru, pihak sekolah, perguruan tinggi, dosen, dan seluruh panitia yang telah mendukung kegiatan ini. Semoga English Week dapat terus dilaksanakan dan menjadi wadah bagi generasi muda untuk mengembangkan kemampuan bahasa Inggris mereka,” tambahnya.
Selama pelaksanaan lomba, para peserta menampilkan kemampuan terbaik mereka dalam Storytelling dan Newscasting di hadapan juri. Sementara itu, peserta tingkat perguruan tinggi mengikuti kompetisi secara daring sehingga memungkinkan keterlibatan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di luar Jambi.
Penyelenggaraan English Week 2026 sekaligus memperkuat peran Prodi Tadris Bahasa Inggris FTK UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi dalam menghadirkan ruang pengembangan kompetensi bahasa Inggris yang mempertemukan sekolah, madrasah, perguruan tinggi, dosen, dan mahasiswa.
Dengan berakhirnya seluruh rangkaian penampilan peserta, panitia selanjutnya melakukan proses penilaian dan rekapitulasi skor untuk menentukan para pemenang pada masing-masing kategori lomba. English Week 2026 diharapkan dapat menjadi agenda yang terus berkembang serta memberikan kontribusi dalam meningkatkan minat, kemampuan, dan kepercayaan diri generasi muda dalam menggunakan bahasa Inggris.

