Jumat, 12 Februari 2021
Tradisi yasinan menjadi contoh resepsi terhadap Al-Qur’an yang paling populer dan berkembang di masyarakat dan mahasiswa. Di Masjid Universitas Sulthan Thaha Saifuddin Jambi yasinan justru menjadi kegiatan rutin.
Diantara Tradisi membaca al-Qur’an yang paling populer dan berkembang di kalangan mahasiswa ialah tradisi yasinan. Jika ditelusuri maknanya, maka akan didapatkan keistimewaan, serta banyak hikmah yang terkandung dalam Surah Yasin, baik yang berbentuk pelajaran maupun peringatan. Dalam beberapa manfaatnya mengenai kajian yang dilakukan terhadap tradisi yasinan, didapati beberapa temuan mengenai manfaat tradisi ini, misalnya, terjalinya silaturahim, mendoakan arwah, serta tujuan lain.
Hal ini terlihat pada hari jumat di Masjid Universitas Sulthan Thaha Saifuddin Jambi , sebanyak mahasiswa yang telah terjadwal mengaji bersama membaca Yasin. Kegiatan ini merupakan pembinaan kerohanian rutin yang dilaksanakan oleh Mahasiswa Tadris Bahasa Inggris. Pembinaan Kerohanian ini untuk meningkatkan kesadaran dan kualitas mahasiswa agar menjadi lebih baik terhadap agama serta menciptakan suasana religius di Masjid Universitas Islam Thaha Saifuddin Jambi.
Dalam kegiatan tersebut dihadiri oleh Dekan, Wakil Dekan I, Wakil Dekan II, serta seluruh Mahasiswa Tadris Bahasa Inggris. KepaIa Program Studi mengatakan “Saya berharap seluruh Mahasiswa Tadris Bahasa Inggris yang sudah terjadwal dapat mengikuti pengajian Yasin secara rutin, karena kegiatan ini dapat menjadikan Mahasiswa yang lebih baik dan lebih dekat kepada Allah SWT, Semoga dengan adanya pengajian Yasin ini membentuk karakter yang religius dan berguna” Edi Rozal.
Pembacaan Surah Yasin tersebut berjalan dengan tertib dan aman. Kegiatan Yasin tersebut diakhiri dengan Pembacaan do’a. Pembaca do’a dari Mahasiswa Tadris Bahasa Inggris yakni Muhammad Qadri dibacakan dengan khidmat.
Dengan adanya yasinan rutin setiap Jumat di Masjid Universitas Sulthan Thaha Saifuddin Jambi diharapkan Mahasiswa memiliki akhlakul karimah. Kajian ini menjadi menarik dan antusias karena tradisi ini merupakan kegiatan rutin telah lama ada di masjid tersebut.

